Minggu, 12 Maret 2017

I'm The Second Lovely Woman, and He's My First Love

Bismillahirrahmanirrahiim.

“Selama kamu hidup hingga kini, saat apa yang menjadi momen terindah bagimu?”, tanyaku.
“Saat aku menemukanmu”, jawabnya.

“Apa hal yang menurutmu paling berharga dalam hidupmu?”, tanyaku lagi.
“Kamu dan keluargaku; dua perempuan dan dua lelaki. Namun, maaf, kamu wanita kedua yang ada dihatiku. Mama yang pertama”, jawabnya lagi.

“Bagaimana jika aku menjadi seorang ibu kelak?”, lagi – lagi aku bertanya. 
“Kamu akan menjadi seorang ibu yang luar biasa”, aku terpaku.

****

Aku ingin menuliskan sebuah renungan, Kawan. Bacalah, jika engkau ingin, aku tak memaksa.

Ibu.