Rabu, 14 Oktober 2015

Untuk Kita, Semua Umat Muslim

Bismillahirrahmanirrahiim.

Waktu terus berputar,
Angin terus berhembus,
Matahari terus bergulir,
Burung – burung terus berterbangan,
Dunia masih berjalan sebagaimana mestinya,
Dan aku masih di sini, termenung.

Aku selalu bertanya,
Mengapa diriku di sini? 
Mengapa diriku diciptakan? Untuk apa?
Apakah jika aku hidup atau mati, keadaan akan terasa sama bagi dunia?
Siapa aku sebenarnya?
Dan ke mana tujuan hidupku?

Aku bersedih, merana, menyalahkan keadaan, menyalahkan dunia,
Aku tak mengerti diriku, aku tak bisa berdamai dengan diriku sendiri,
Kalut, putus asa, menyerah,
Sampai akhirnya Dia datang kepadaku,
Oh, bukan, selama ini aku buta akan kedatanganNya,
Aku mengabaikanNya, hingga tak menyadari bahwa apa yang aku rasakan selama ini adalah tanda cinta kasihNya kepadaku,
Rasa sakit, pilu, keputusasaan ini, menjadi pelembut hatiku untuk kembali kepadaNya.
Aku yang bodoh, tak pernah menyadari bahwa Dia selalu bersamaku,
Tak pernah mensyukuri skenario Sang Sutradara terbaik sepanjang masa.

Begitu hina diriku, di hadapanMu, Ya Rabb,
Berlumuran dosa dan keji yang tak tertahankan,
Kecilnya diriku, yang bahkan tak tampak di jagat raya ini,
Namun, aku dengan congkaknya mengakui bahwa aku memiliki semua itu,
Padahal semua yang ada di raga dan jiwa adalah milikmu,
Aku tak memiliki apapun,
Aku hanya memilikiMu,
Yang selalu setia denganku dalam keadaan apapun.

Ya Rabb, aku bersimpuh, bersujud kepadaMu,
Aku menyesali perbuatanku yang tak Kau ridhai,
Terimalah taubat ini, diri yang hina ini, yang selalu sombong untuk melangkah,
Terimalah aku menjadi salah satu kekasihMu,
Yang akan bersanding dengan kekasih sejatiMu nanti di rumah jannah yang kau ridhai,
Rasulullah saw., yang menanti kedatangan orang beriman, untuk masuk bersamanya,
Izinkan aku yang hina ini, untuk mensucikan diri di hadapanMu.

Sungguh, begitu nikmat luar biasa hidayah yang Kau berikan ini,
Kau memberikanku kekuatan,
Kau menopangku saat aku terjatuh, terpuruk,
Kau tak henti – hentinya memberikanku ‘hadiah’ kesehatan, kesempatan dan iman,
Kau tak pernah putus dalam mencintaiku,
Cinta yang hakiki, cinta yang menjadikanku yakin,
Cinta kepadaMu, Ya Rabb.

Puisi ini mewakilkan perasaan cinta kita, semua umat muslim, kepada Pencipta kita, Allah swt. Semangat berhijrah, bagi kita semua! Semoga pergantian tahun ini menjadi langkah istiqamah bagi kita untuk kembali kepadaNya. Selamat Tahun Baru Islam 1437 H! Barakallah!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar