Senin, 14 September 2015

Hijrahku

Ketika semua sudut kota rantauan menjadi titik - titik kenangan, yang sama kuatnya seperti kota asal dengan berjuta sejarah masa kecil; Bandung membuatku jatuh cinta dengan segala pelajaran yang Allah berikan melaluinya, aku terpana akan pesona keindahan ciptaanNya yang terletak di dalam mangkuk pegunungan, yang kuhabiskan hampir setengah dari usia hidupku untuk mengarungi samudera kehidupan yang fana ini. Hai, Medan, bukannya aku tak mencintai kampung kelahiranku sendiri, aku hanya, menemukan sesuatu yang lebih baik di sini, dengan hijrahku. Aku tak akan menjanjikan apapun. Namun, ketahuilah, betapa aku merindukanmu. Tunggu aku, aku ingin pulang tidak dengan tangan kosong, melainkan banyak ilmu dan kebermanfaatan. Alhamdulillah, kau Bandung, aku mencintaimu di setiap jengkal jejak areamu. Dan kau Medan, aku merindukanmu. Home sweet home.

8 tahun hijrahku ke kota orang,
8 September 2015.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar