Jumat, 18 September 2015

From Allah, By Allah, For Allah

Bismillahirrahmanirrahim.

Apa kabar, Kawan? Semoga Anda selalu diberikan keberkahan Allah swt. Pencipta yang mutlak dicintai oleh semua makhluk, sebab Dialah sebaik – baiknya Pencipta, tak ada satupun hal yang dapat menandingiNya dari segi apapun.

Sejenak aku merenung, memikirkan kesibukanku belakangan ini. Aku… aku hanya merasa bahagia. Ya, selalu merasa bersyukur, dan berusaha untuk menepis keluhan – keluhan kecil yang tak seharusnya dipikirkan dan diucapkan. Godaannya memang banyak, tetapi ketika kita melewatinya dengan gigih dan sabar, InsyaAllah, kita akan merasa tenang dan damai.

Tower Crane Landmark Residence

Kawan, maafkan aku. Aku hanya ingin berbagi kebahagiaan denganmu. Sejak memasuki tingkat akhir, aktifitasku meningkat drastis. Namun, entah mengapa aku sangat menikmatinya. Menikmati kesibukanku. Bertemu dengan orang – orang baru, orang – orang yang menginspirasi, mendidik, memberi pelajaran, baik pengetahuan maupun mental. Setitik ilmu, di antara sekian banyak ilmu Allah di muka bumi ini, menjadi suatu kebermanfaatan bagiku, bagi umat manusia. Ilmu yang mahal, karena melangkahkan kaki untuk mencari ilmu saja terkadang terasa berat untuk dilakukan. Memerangi hawa nafsu, terutama malas dan mengantuk, menjadi perang diri yang tak pernah ada habisnya dalam mencari ilmu. Lalu, kukuatkan tekadku. From Allah, by Allah, for Allah. Bismillahirrahmanirrahim. Menjadi manusia berguna butuh perjuangan. Dan pengabdian diri kepada Allah swt. adalah hal utama yang mutlak untuk ditanamkan di dalam hati nurani, untuk menjadi manusia berguna. Sebuah niat lurus yang ditujukan hanya untuk Allah, dan menjadi acuan utama bagi kita dalam menjalani hidup. 

Efeknya luar biasa. Dari yang tidak bisa, menjadi bisa. Dari yang tidak tahu, menjadi tahu. Dari yang tidak paham, menjadi paham. Dan bukan hanya ilmu yang didapat, tetapi juga keberkahan di dalamnya, sebab, ketika mempelajari sesuatu dengan berorientasi kepada Allah, kita akan melihat bahwa ilmu yang kita pahami adalah salah satu wujud kebesaran Sang Pencipta, yang diadaptasi dari alam ciptaanNya. Ya, melihat begitu banyak teknologi dalam berbagai bidang, menggambarkan betapa Maha Sempurnanya Allah. Begitu sempurna Allah menciptakan makhlukNya, sehingga manusia dapat mencapai tahap penemuan – penemuan yang luar biasa, padahal Einstein saja, hanya menggunakan sekian persen dari bagian otaknya dalam penemuan – penemuannya, lalu, bagaimana dengan kita? Mungkin lebih kecil. Bayangkan, ketika otak manusia digunakan dalam kadar lebih satu persen lagi, pasti penemuannya lebih luar biasa menakjubkan. MasyaAllah, semoga kita adalah orang – orang yang senantiasa bersyukur dengan keadaan diri. Aamiin.

From Allah, by Allah, for Allah. Tekankan itu pada diri kita, dalam segala aspek kehidupan kita, Kawan. Bila jiwa terusik dari mengingat Allah, berusahalah untuk kembali lagi. Jalan cahaya, jalan kemenangan, jalan yang diridhai, jalan yang lurus. Yuk, sama – sama berusaha istiqamah! Keep spirit!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar