Sabtu, 27 Desember 2014

Sebuah 'Arti' di Balik Kehidupan

This is life. 
Hidup ini keras. 
Hidup ini sulit. 
Hidup ini indah. 
Hidup ini tak ada artinya, aku ingin mengakhirinya. 
Aku tak mau mati, tetapi aku juga tak mau hidup seperti ini. 

Begitu banyak anggapan manusia mengenai kehidupan. Jadi, apa itu kehidupan? Apa maknanya? Jawabannya, tergantung. Tergantung setiap manusia yang menjalaninya. Ada yang menganggap bahwa hidup ini indah, hanya dengan sebuah gerobak, yang dipenuhi dengan botol plastik untuk dijual kembali, hanya dengan mengonsumsi makanan seadanya setiap hari, dengan pakaian yang tak pernah tergantikan dan hanya merasakan air membasahi tubuh saat hujan tiba. Mereka tetap menjalani hidup dan menganggap bahwa hidup ini memang harus begini adanya. Mereka selalu bersyukur.

Adapula yang memiliki keluarga yang bercerai berai. Mereka menganggap hidup ini kejam, karena memisahkan keluarga mereka sehingga saling timbul kebencian, keinginan untuk balas dendam, tak senang melihat pihak lain senang dan banyak lagi. Mereka saling menjatuhkan, berusaha keras mendapat yang terbaik untuk diri sendiri, tetapi tak berusaha memahami bagaimana perasaan orang yang dihadapinya, meskipun itu sedarah dengannya. Hidup penuh dengan kebencian, menurut mereka.